Bawaslu Kabupaten Seruyan Laksanakan Jum'at Sehati dan Jumpa Berlian di Desa Bangun Harja
|
Kuala Pembuang, 24 Juli 2026 – Dalam rangka memperkuat budaya gotong royong, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta meneguhkan komitmen bersama dalam membangun demokrasi yang bersih dan berintegritas, Bawaslu Kabupaten Seruyan melaksanakan kegiatan Jum'at Sehati dan Jumpa Berlian dengan agenda membersihkan dan mengecat ulang Tugu Desa Anti Politik Uang di Desa Bangun Harja, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kabupaten Seruyan, pada Jumat (24/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh Kordiv HPPH, serta seluruh jajaran staf Bawaslu Kabupaten Seruyan. Pelaksanaan kegiatan menjadi bagian dari program rutin internal yang tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran dan mempererat kebersamaan antarpegawai, tetapi juga memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui aksi sosial dan kepedulian terhadap fasilitas publik yang memiliki nilai edukatif.
Tugu Desa Anti Politik Uang merupakan salah satu simbol komitmen masyarakat bersama Bawaslu dalam membangun budaya demokrasi yang jujur, adil, dan bebas dari praktik politik uang. Keberadaan tugu tersebut menjadi pengingat bahwa pencegahan politik uang bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Melalui kegiatan Jum'at Sehati dan Jumpa Berlian, jajaran Bawaslu Kabupaten Seruyan melakukan pembersihan area di sekitar tugu, memangkas rumput liar, membersihkan sampah, serta melakukan pengecatan ulang agar kondisi tugu kembali bersih, rapi, dan menarik. Perawatan terhadap tugu ini merupakan bentuk kepedulian Bawaslu terhadap keberlanjutan program Desa Anti Politik Uang yang telah dibangun sebagai media edukasi kepada masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan gotong royong. Seluruh peserta berpartisipasi aktif dalam setiap proses pembersihan dan pengecatan sebagai wujud tanggung jawab bersama dalam menjaga fasilitas yang memiliki nilai penting bagi pendidikan demokrasi di Kabupaten Seruyan.
Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat semangat pengawasan partisipatif. Bawaslu Kabupaten Seruyan terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi setiap proses demokrasi serta menolak segala bentuk praktik politik uang yang dapat merusak kualitas pemilu dan mencederai hak pilih masyarakat.
Program Desa Anti Politik Uang merupakan salah satu strategi pencegahan yang dikembangkan Bawaslu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya politik uang. Melalui program tersebut, masyarakat didorong untuk menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari praktik-praktik yang bertentangan dengan prinsip demokrasi serta berani menolak segala bentuk pemberian yang bertujuan memengaruhi pilihan politik.
Bawaslu Kabupaten Seruyan memandang bahwa upaya pencegahan akan lebih efektif apabila dilakukan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Oleh karena itu, keberadaan Tugu Desa Anti Politik Uang tidak hanya dimaknai sebagai monumen atau simbol fisik semata, tetapi juga sebagai media sosialisasi yang mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga integritas dalam setiap penyelenggaraan pemilu dan pemilihan.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Seruyan berharap semangat anti politik uang terus tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat, khususnya di Desa Bangun Harja. Kolaborasi antara penyelenggara pemilu, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan seluruh warga diharapkan mampu menciptakan budaya politik yang sehat, beretika, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran serta keadilan.
Kegiatan Jum'at Sehati dan Jumpa Berlian juga menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta pengabdian kepada masyarakat. Dengan melibatkan seluruh jajaran dalam kegiatan gotong royong, Bawaslu Kabupaten Seruyan ingin menumbuhkan budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan tugas kelembagaan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Ke depan, Bawaslu Kabupaten Seruyan akan terus mengoptimalkan berbagai program pencegahan melalui pendekatan partisipatif, edukasi kepada masyarakat, serta penguatan kampung dan desa yang berkomitmen menolak politik uang. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjadi bagian dari pengawasan pemilu sekaligus menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Seruyan.
Melalui semangat Jum'at Sehati dan Jumpa Berlian, Bawaslu Kabupaten Seruyan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam membangun demokrasi yang bersih, jujur, adil, dan berintegritas. Dengan memperkuat budaya gotong royong, menjaga simbol-simbol pendidikan demokrasi, dan meningkatkan partisipasi masyarakat, diharapkan cita-cita mewujudkan pemilu yang berkualitas dapat tercapai demi kemajuan Kabupaten Seruyan dan Indonesia.
Penulis dan Foto: Dedy Irawan